Garut Menyimpan Cerita yang tidak ada habisnya, Kota Kecil yang dipenuhi mojang manis semanis dodol ini ternyata menyimpan banyak keindahan yang belum diketahui oleh banyak orang. Tempat wisata alam yang bisa dijelajah di Garut antara lain wisata alam pegunungan, yakni gunung Papandayan, Guntur Semerunya kota Garut dan Gunung Cikuray, wisata pantai, air terjun, danau (situ) dan pemandian air panas Cipanas dan Darajat.


Baru-baru ini Salah satu destinasi wisata yang akan membuat sahabat travaeler ingin kunjungi adalah Curug Sanghiang Taraje, Tangga Langit Di Tanah Parahyangan, namanya juga unik begitupun dengan tempatnya.   Curug Sanghyang Taraje adalah air terjun yang berada di ketinggian 660 mdpl dengan ketinggian air terjunnya yaitu 82m yang terletak di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan.
Asal muasal nama curug ini di ambil dari dua suku kata yaitu Taraje dalam bahasa sunda berarti tangga dan curug berarti air terjun. Curug ini memang tampak seperti tangga yang membentuk 2 jalur air terjun, konon katanya menurut cerita rakyat disana Curug Sanghiang Taraje ini dahulunya pernah digunakan sebagai tangga oleh Sangkuriang untuk mengambil bintang di langit atas permintaan kekasihnya, Dayang Sumbi yang merupakan ibu kandungnya sendiri.
Di area Curug Sanghyang Taraje terdapat sebuah batu berbentuk tapak raksasa. Menurut legenda yang beredar dimasarakat, tapak raksasa itu merupakan tapak Sangkuriang. Sedangkan di bawah curug terdapat batu yang konon dipercaya sebagai tempat menyimpan bintang Sangkuriang yang dijaga oleh belut raksasa, katanya belut raksasa tersebut sering menampakkan dirinya kepada masyarakat setempat.
Benar atau  tidaknya cerita tersebut, tidak bisa di pungkiri Garut memang Lomboknya Jawa Barat, kota kecil dengan tempat wisata yang serba ada salah satunya Curug Sanghiang Taraje memiliki panorama alam yang mempesona, indah dan menakjubkan salah satu kareya Tuhan yang Maha Esa yang sangat mengaggumkan yang mungkin tidak dapat ditemukan di tempat wisata lainnya.
Pemandangan yang sangat sejuk serta alami yang disekitarnya ikelilingi pepohonan hijau membuat suhu  udara di  kawasan tempat wisata ini begitu menenagkan dan airnya dingin membuat kita serasa menyatu dengan alam  sehingga tidak heran Curug Sanghyang Taraje sangat cocok untuk melepaskan kepenatan dari aktifitas sehari-hari dan hingar bingar suasana perkotaan.





Akses menuju Curug Sanghyang Taraje
Untuk berkunjung ke Curug Sangyang Taraje cukup membutuhkan perjuangan dengan jarak tempuh dari pusat kota Garut sekitar 3 jam perjalanan, jarak yang lama tapi perjuangan sahabat traveler akan tergantikan dengan panorama Alam yang ciamik tentunya.
Bila sahabat  traveler membawa kendaraan pribadi, maka rute perjalanannya dimulai dari Garut – Bayongbong – Cisurupan – Papanggungan (komplek KOSTRAD 303 Cibuluh), ke arah Bungbulang hingga di Kecamatan Pamulihan, namun jika menggunakan kendaraan umum bisa naik elf jurusan Garut – Bungbulang atau Bandung – Bungbulang, berhenti di Pamulihan.
Dari Kecamatan Pamulihan, perjalanan dilanjutkan menuju desa Pakenjeng. Perjalanan dari desa Pakenjeng sudah mulai sulit dan menantang, jalannya hanya cukup untuk satu mobil saja, kemudian menuruni sisi tebing yang di sebelah kanannya terdapat jurang sangat dalam.

untuk informasi liburan dan paket wisata Garut bisa menghubungi no kotak kami

 
Top